Header-biasa
Hari Raya Santa Maria Bunda Allah.
 
Selamat Tahun Baru. Sungguh mengagumkan hari pertama dalam Tahun Baru, 1 Januari kita rayakan sebagai Hari Raya Santa Perawam Maria Bunda Allah (“Theo-tokos”) yang membuat keilahian lahir. Maria menjadi pembawa berkat ilahi bagi umat manusia. Kita masuk pada tahun berkat, tahun wajah Tuhan memandangi kita, tahun damai.
 
Sejanak kita hening, kita sampaikan niat, keinginan, kebutuhan kita sepanjang tahun 2022 ini kepada Tuhan. Kita mohon berkat agar dikaruniai kesehatan yang baik, keberhasilan dalam usaha, karya, belajar serta ketentraman dalam hidup. Pada awal tahun baru ini kita mohon berkat Tuhan. Rumusan berkat Tuhan diungkap oleh Musa dengan ungkapan : memberkati, menyinarkan wajah dan memandangi. Tuhan memberkati yang artinya menjagai kita.  Tuhan menyinarkan wajahnya yang berarti menyayangi kita. Ia memandangi yang berarti menaruh, memberikan kedamaian kepada kita.
 
Tuhan memberkati, menjagai, melindungi kita dari kekuatan-kekuatan jahat. Kita mendambakan serta merasakan daya kekuatan Allah yang ilahi melindungi kita sepanjang tahun yang hari ini kita awali.  Kita mohon agar Tuhan melindungi kita dari kekuatan-kekuatan jahat yang akan kita jumpai dalam perjalanan 12 bulan mendatang. Kehebatan Tuhan yang menjagai orang-orang-Nya membuat kekuatan jahat tidak lagi berbahaya, sebab daya ilahi yakni Roh Kudus yang menaungi kita semua.
 
Imanuel Tuhan beserta kita telah datang dan Maria yang membuat keilahian lahir. Tuhan menawarkan sekaligus mengajak Maria ikut serta mewujudkan berkat bagi umat manusia. Ajakan yang sama ini masih ditwarkan Tuhan kepada semua orang yang berkemauan baik. Maria mengungkapkan kepada Gabriel: “terjadilah padaku meurut perkataanmu”. Marilah kita membuka hati, menerima berkat Tuhan agar sepanjang tahun 2022 sungguh kehendak Tuhan, damai sejahtera yang terjadi dalam kehidupan kita.
 
Tuhan, kami bersyukur atas tahun yang baru ini. Berkati, lingdungi dan sertai perjalanan hidup kami sepanjang tahu 2022 ini. Bantulah kami untuk meneladan kesetiaan Santa Perawan Maria dalam merenungkan Sabda-Mu dan melaksanakan kehendak-Mu. Amin 
 
Bidaracina, 1 Januari 2022, Blasius Sumaryo SCJ