Header-biasa

Yohanes pembaptis mengembangkan gerakan pertotaban dan mengungkapkan kebenaran. Ia tidak takut menegur siapa saja yang berbuat jahat, termasuk raja Herodes. “Tidak halal engkau mengambil isteri saudaramu.” Herodes menjadi bimbang saat mendengar teguran Yohanes orang yang benar ini. Namun Herodias menjadi sakit hati dan dendam. Ia berusaha untuk membunuh Yohanes.

Kekuatan kejahatan merasuk dalam diri Herodias. Ia tidak lagi berpikir jernih dan mengarahkan putrinya pada kebenaran dan kebaik, sebaliknya ia menjerumuskan sang putri ikut terlibat dalam kejahatan. Herodias mengajak orang lain untuk bersamanya melakukan kejahatan membunuh Yohanes pembapatis. Maka ketia putrinya bertanya “apa yang harus saya minta” kepada raja? Jawab Herodias: “Kepala Yohanes Pembaptis.” Kita sadar mengapa kejahatan tumbuh sumbur di tengah masyarakat, karena mereka yang berbuat jahat selalu mengajak dan melibatkan orang lain.

Tuhan menunjukan kepada kita kebahagian dan keselamatan dapat kita miliki dengan mengembangkan kasih dan berbuat baik kepada semua orang. Tuhan mempersatukan semua orang dan mendorong kita untuk mengembangkan persaudaraan serta berbuat baik kepada semua orang. Sumber kebahagian kita juga kita temukan dalam kesetiaan terhadap perkawinan dan tidak menghancurkan keluarga kita atau keluarga orang lain. Yohanes Pembaptis menegur Herodes karena mengambil isteri saudaranya. Yohanes meminta Herodes mengembalikan keutuhan keluarga saudaranya ini.

Tuhan mengembangkan cinta kasih sebagai dasar hidup kita. Kita sadar pasti ada perbedaan cara berpikir, kehendak dan keinginan kita di dalah kehidupan ini, namun cinta kasih yang membangun persaudaraan dan persatuan kita. Sedangkan dendam hanya akan menghancurkan persaudaraan dan hidup orang lain. Yohanes memberi teladan kepada kita untuk berani mengungkapkan kebenaran dan tidak berhenti untuk berbuat baik kepada semua orang. Inilah sumber kesetian dan kebahagian kita.

Tuhan kami bersyukur Engkau telah membimbing kami untuk selalu berbuat yang benar. Bimbinglah kami agar dapat selalu mengandalkan Engkau dalam kehidupan ini. Kuatkanlah kami dengan Roh Kudus-Mu, agar kami dapat mengembangkan persaudaraan dan menjaga keutuhan keluarga kami demi kabahagian dan keselamatan semua orang. Amin

Bidaracina 4 Februari 2022, Blasius Sumaryo SCJ