on 08 July 2016
Hits: 811

User Rating: 0 / 5

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive


“Retret Alam”, Memantapkan Semangat Pelayanan Misdinar

Akolit”—atau biasa disebut “misdinar”—adalah sebuah panggilan pelayanan. Peran misdinar/akolit adalah membantu imam melayani kehadiran Allah dan melayani umat dalam menanggapi sapaan Allah. Mengingat besarnya peran seorang misdinar/akolit, berat pula tugas yang diembannya, sehingga diperlukan pembinaan rutin agar ia dapat senantiasa membaharui pelayanannya.

Untuk itulah diadakan retret bagi para misdinar/akolit Gereja St. Antonius Padua, yang dilaksanakan tanggal 27–29 Juni 2016 di Wisma Tugu Wacana, Cisarua, dengan tema: “Sudahkah Saya Melakukan yang Terbaik untuk Gereja?” Retret kali ini diadakan di alam terbuka (“Bible Camp”) dan diikuti 52 peserta, terdiri atas anggota misdinar, pendamping, dan perwakilan orangtua misdinar. Mengingat rentang usia anggota misdinar yang cukup jauh—usia SD hingga perguruan tinggi—maka retret ini adalah kesempatan untuk saling mengenal dan berproses bersama, sehingga memiliki kesamaan visi dalam pelayanan.

Retret diawali misa pembuka yang dipimpin Romo Joko Wayan, SVD—salah satu romo pendamping—dilanjutkan pengenalan tentang makna Ekaristi, yang tentunya sangat penting dalam tugas pelayanan seorang akolit. Di hari pertama, melalui kegiatan Dinamika Kelompok, kami merasakan bahwa misdinar adalah pelayan Tuhan yang bukan sembarang pelayan, tapi sangat berperan penting bagi Gereja. Misdinar harus bangga bahwa Tuhan telah memanggil kami untuk melayani-Nya sejak usia dini, karena tidak semua orang dapat merasakan panggilan itu,” ungkap Celia Marleen, salah seorang misdinar St. Antonius Padua.

Read More
on 17 June 2016
Hits: 542

User Rating: 0 / 5

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive


Monitoring Program Seksi, Pemetaan Wilayah, dan Renovasi Gedung Serbaguna

“Ibarat mau pergi ke Yogya, sampai Tol Cipali kita perlu berhenti sejenak, entah untuk makan, mandi, atau sekadar cuci muka dulu,” ujar Romo Yohanes Samiran, SCJ, membandingkan proses monitoring kegiatan seksi dengan kehidupan nyata. Di depan anggota Dewan Paroki Harian, pengurus Seksi, dan para Koordinator Wilayah, di Lantai 1 Gedung Serbaguna, Sabtu, 4 Juni lalu, ia menekankan pentingnya proses ini dalam perjalanan pelaksanaan Program-program Karya Pelayanan Seksi ke depan,apakah perjalanan ini selanjutnya akan lebih lancar atau tidak.

Menurut Romo Sam, monitoring ini bermanfaat untuk evaluasi akhir nanti, yaitu memperingan pengurus seksi dalam persiapan penyusunan program untuk tahun selanjutnya. Dalam Rapat Pleno Dewan Paroki Inti dengan agenda Review Program Karya Pelayanan Seksi periode Januari-April 2016 ini, hampir semua seksi hadir mempresentasikan program-program mereka

Read More

Penerimaan Komuni Pertama

posted by: A.Fordiyanto
on 03 June 2016
Hits: 686

User Rating: 0 / 5

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive


Penerimaan Komuni Pertama

Penerimaan Komuni telah menjadi bagian penting dalam sebuah Perayaan Ekaristi. Bahkan, beberapa umat menganalogikan penerimaan komuni sebagai bentuk kehadiran (layaknya presensi dalam pekerjaan atau sekolah). Sudut pandang ini menempatkan penerimaan komuni sebagai suatu hal yang utama dalam kehidupan iman Katolik. Seorang anak yang sudah dibaptis merasa belum lengkap apabila belum diperbolehkan menerima komuni. Bahkan, seringkali orangtua dihadapkan pada rasa penasaran anaknya mengenai rasa dan bentuk Hosti Kudus yang diterima. Memasuki usia 10 tahun, seorang anak yang telah dibaptis baru diperbolehkan mengikuti persiapan penerimaan Sakramen Ekaristi, yang berpuncak dengan penerimaan komuni pertama.

Read More
on 11 June 2016
Hits: 624

User Rating: 0 / 5

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive


Berbagai Acara Hari Lingkungan Hidup Sedunia

Dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia yang jatuh pada 5 Juni, berbagai kegiatan dilaksanakan di Paroki Bidaracina.

Rekoleksi Tahun Suci Luar Biasa Kerahiman Allah (TSLB KA)—yang seperti biasa dilaksanakan setiap Sabtu pertama—diadakan Sabtu, 4 Juni, mengambil tema “Menjaga Ibu Bumi Rahim Kehidupan, di Gedung Serbaguna Paroki Lantai 1. Pembicara tunggal, Romo Yohanes Samiran, SCJ, meletakkan kerahiman Allah dalam konteks lingkungan hidup. Hal ini tampak dari kisah penciptaan alam semesta (Kejadian 1) yang membuktikan bahwa Allah menciptakan alam ini dalam keadaan baik.

Read More
on 03 June 2016
Hits: 598

User Rating: 0 / 5

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive


Misa Memperingati Lahirnya Pancasila dan Misa Hari Raya Hati Yesus Yang Mahakudus

Mengikuti anjuran KAJ agar di gereja-gereja se-KAJ diadakan misa khusus untuk memperingati hari lahirnya Pancasila—sekaligus untuk menggelorakan tema besar Arah Dasar (Ardas) KAJ 2016–2020 “Amalkan Pancasila”—misa sore pada Rabu, 1 Juni, di Gereja St. Antonius Padua pun agak berbeda. Bendera merah putih terpasang di samping altar. Misa yang seperti biasa dimulai pukul 17.30 itu diawali dengan menyanyikan lagu Garuda Pancasila, pembacaan teks Pancasila, dilanjutkan dengan lagu pembukaan Satu Nusa Satu Bangsa. Dalam homilinya, Romo Yohanes Samiran, SCJ merangkum tiga tema khusus yang dirayakan dalam misa kali ini. Selain merayakan hari lahir Pancasila, hari itu juga bertepatan dengan Peringatan Wajib St. Yustinus (Martir) dan Novena Hati Kudus Yesus hari ke-8.

Read More