Header-biasa

User Rating: 0 / 5

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive
 
Sikap dan tindakkan seseorang akan mengungkap jati dirinya. Orang yang selalu melakukan kebaikan pastilah dia orang baik dan dikenal baik oleh masyarakat. Namun kalau kita melakukan kejahatan, walaupun hanya sekali pasti akan dikenal sebagai orang jahat. Dengan demikian kita sadar bahwa semua orang menginginkan kebaikan yang memberikan damai, sukacita.
 
Menarik kalau kita mencermati cara Yohanes Pembaptis mendidik para muridnya. Ia tidak langsung mengajarkan semuanya dengan kata-kata. Tetapi mereka diminta aktif untuk  bertanya mencari dan menemukan jawabnya. “Engkaukah yang akan datang itu atau haruskah kami menantikan seorang lain?”
 
Yesus juga tidak langsung memberi jawaban ya atau bukan. Mereka diminta untuk menyimpulkan apa yang mereka lihat, dengar  dan saksikan dari karya-karya Yesus. “Orang buta melihat, orang lumpuh berjalan, orang kusta menjadi tahir, orang tuli mendengar, orang mati dibangkitkan dan orang miskin diberikan kabar baik.”  Iman itu tumbuh dari pengalaman konkrit akan  kasih Allah , bukan dari kata orang.
 
Ciri ciri Mesias yang mereka nantikan itu sudah diajarkan oleh para leluhur, mereka sudah tahu. Maka Yesus tidak menjawab ya atau bukan, melainkan mengungkap tindakan-tindakan baik yang Ia lakukan selama ini untuk menolong sesama yang menderita. Apa yang sudah dilakukan Yesus itulah yang memenuhi kriteria Mesias yang mereka nantikan itu. Mesias sudah hadir yakni Yesus sendiri. Kesatuan antara kata / Sabda dan tindakan Yesus mempermudah kita untuk mengenali siapa Dia yang sebanarnya yakni Mesias yang dinatikan oleh semua orang. Kita perlu menyadari dan bersyukur atas karya karya Tuhan dalam hidup, karya dan keluarga kita. Kita tetap setia dalam iman kepada Dia sang penyelamat kita.
 
Tuhan kami bersyukur Engkau telah menunjukkan kasih-Mu melalui Sabda dan karya. Engaku mencintai dan menolong semua orang keluar dari kesulitan. Bantula kami agar kata dan tindakan kami dapat selaras dan kami semakin percaya kepada-Mu. Semoga kami setia dan sanggup melaksakanan karya dan perutusan kami. Amin 
 
Palembang 15 Desember 2021, Blasius Sumaryo SCJ