Header-biasa

User Rating: 0 / 5

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive
 
Penampilan Yesus yang terungkap dalam Sabda dan karya menjadi daya pikat bagi masyarakat. Yesus selalu menujukkan belas kasih, Ia menyembuhkan yang sakit dan memberikan kelegaan dan kebahagian kepada mereka. Semakin banyak orang yang mengikuti-Nya. Yesus membimbing dan menuntun mereka. “Lalu mulailah Ia mengajarkan banyak hal kepada mereka.” Ia menghadirkan Kerajaan Allah secara konkrit dalam cinta kasih, perhatian dan sapaan.
 
Yesus memperhatikan kebutuhan mereka yang mengikuti Dia. Ia juga mengajak para murid memperhatikan mereka, membangun kasih dan persaudaraan. “Kamu harus memberi mereka makan.” Sabda yang menggetarkan dan menyadarkan mereka. Mampukah mereka di tempat yang sunyi memberi makan sekian banyak orang. “Jadi, haruskah kami pergi membeli roti hanya dengan dua ratus dinar dan memberi mereka makan?”  Mereka tidak mungkin secara manusiawi mampu memberi makan orang sebanyak itu.
 
Yesus mau bekerjasama dengan para murid dan tidak mau merepotkan mereka. “Berapa banyak roti ada padamu? Cobalah periksa!” Yesus mau menggunakan roti yang ada di antara mereka, kemampuan mereka untuk memberi mereka makan. Yesus mengambil roti, mengucap berkat, memecah-mecahkan roti itu dan memberikan kepada pada murid supaya dibagi-bagikan kepada mereka. Sungguh mengagukan kima ribu orang laki-laki, makan sampai keyang dan masih ada 12 bakul penuh sisanya.
 
Cinta kasih Kristus menggerakan persaudaraan. Yesus mencintai semua orang yang datang kepada-Nya. Ia selalu memberikan kelegaan kepada mereka. Ia mengajak kita semua untuk memperhatikan dan menolong semua orang yang ada bersama kita. “Kamu harus memberi mereka makan.” Keterbukaan kita dan kerjasama kita dengan Yesus memungkinkan kita untuk berbuat baik. Kita hilangkan ketakutan menolong sesama, karena kita akan kekurangan. Kini kita rasakan rahmat Tuhan tidak pernah habis. Semakin banyak kita membantu sesama, rahmat Tuhan semakin tercurah. Ia memberikan lebih kepada kita supaya kita bisa berbagi dengan sesama.
 
Tuhan kami bersyukur atas rahmat yang Engkau curahkan kepada kami. Engkau telah menyadarkan kami untuk membantu sesama. Kami mohon daya kekuatan saling mengasihi dan berbagi agar dapat hidup rukun dan damai di tengah masyarakat. Amin 
 
Bidaracina 4 Januari 2022, Blasius Sumaryo SCJ