Header-biasa

User Rating: 0 / 5

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive
 
Hari Raya Penampakan Tuhan
 
Setiap kita bepergian jauh, pasti kita mencari buah tangan atau oleh-oleh dari daerah yang kita kunjungi untuk pemimpin, anggota keluarga dan sahabat kenalan kita. Kita memberi buah tangan ini karena kita punya kontak hati atau jalinan relasi dengan mereka. Orang-orang Majus dari Timur membawa persembahan untuk kanak Yesus yang baru lahir. Hal ini menunjukan kepada kita bahwa  telah terjalin relasi antara orang bukan Yahudi dengan raja yang baru lahir.
 
Orang-orang Majus dari Timur adalah para ulama suatu agama timur di wilayah Babilonia dan Persia (sekarang Iraq dan Iran Utara) yang juga ahli ilmu perbintangan. Mereka orang-orang bukan Yahudi datang untuk menghormati kelahiran Raja Yahudi yang mereka ketahui dari Bintang yang mereka lihat. Mereka mempunyai kepekaan terhadap kelahiran Yesus ini. Saat sampai diwilayah Yudea, bintang itu tidak tampak. Mereka bertanya kepada raja Herodes, anehnya Raja di wilayah Isreal ini tidak tahu telah lahir seorang raja Yahudi .
 
Justru orang-orang Majus dari timur ini yang memberi warta kelahiran Yesus kepada raja Herodes. Mereka menjadi Bintang misionaris yang mewartakan Kristus telah lahir. Tuhan berkenan menampakan diri dan dijumpai oleh semua orang dari segala bangsa. Semua orang yang mempunyai keinginan untuk mencari Tuhan akan dibimbing sampai menemukan-Nya. Mereka sungguh merasa damai dan bahagia.
 
Dalam Injil Mateus orang-orang pertama yang mengenali makna kelahiran Yesus adalah para gembala dan orang-orang Majus. Mereka mendapat bimbingan langsung dari Tuhan dengan “bahasa” yang sesuai dengan cara berpikir mereka. Kepada para gembala Tuhan berbicara melalui Malaekat dan bala tentara  surgawi. Kepada orang-orang Majus Tuhan berbicara lewat isyarat bintang dan mimpin. Tuhan selalu berbicara dan membimbing kita asal kita peka akan kehadiran-Nya dan mencintai Sabda-Nya.
 
Ya Allah, kami bersyukur kepada-Mu Engkau membimbing kami untuk peka akan kehadiran-Mu. Engkau memanggil kami untuk menjadi pewarta-Mu.  Semoga dengan penampakan Putra-Mu, semakin banyak orang yang tergerak hatinya untuk mengikuti Dia dan menyerahkan diri pada bimbingan-Nya. Amin 
 
Bidaracina 2 Januari 2022, Blasius Sumaryo SCJ