Print

User Rating: 0 / 5

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive
 
MELAKUKAN KEHENDAK BAPA (Mat 21:28-32)
Peringatan Santo Yohanes dari Salib, Imam dan Punjangga Gereja.
 
Yohanes de Yepez lahir di Spanyol tahun 1542. Ia menjadi yatim piatu pada usia dini. Ia masuk Ordo Karmel tahun 1568. Ia menjadi penulis dan terinspirasi oleh santa Teresa Avila, mulai memperjuangkan pembaharuan Ordo dan menemukan banyak tantangan. Ia dikenal sebagai teolog  mistik melalui karya-karyanya. Baginya kontemplasi adalah persatuan penuh rahmat yang lahir dari Salib dan Roh. Yohanes dari Salib meninggal tanggal 14 Desember 1591 dan di kanonisasi tahun 1726 dan dinyatakan Sebagai pujangga Gereja oleh Paus Pius XI tahun 1726.Yesus membuka kesadaran masyarakat tentang cara mereka menanggapi pertobatan yang diwartakan oleh Yohanes Pembaptis.
 
Para pemimpin mereka awalnya setuju dengan pertobatan Yohanes, namun mereka tidak melakukan sesuatu untuk perbaikan diri mereka sendiri. Sedangkan orang berdosa yakni para pemungut cukai, pelacur, kelompok yang tersingkir secara rohani, namun mereka menerima tawaran Yohanes dan bertobat.  Itulah yang diungkap Yesus dalam perumpamaan anak sulung yang berkata “baik, Bapa” namun tidak mau pergi bekerja di kebun Anggur dan anak kedua yang berkata “tidak mau” kemudian ia menyesal dan pergi juga melakukan kehendak ayahda.
 
Berbuat baik bagi kita itu sungguh utama dari pada hanya mengatakan yang baik.  Pertobatan yang diwartakan Yohanes perlu diwujudkan dalam perbuatan baik dan peka akan sesama. Pertobatan ini kian menyempurnakan diri kita serta mengembangkan iman kepercayaan kita dalam menangapi seruan Yohanes untuk memperbaharui diri.
 
Pertobatan dapat kita kembangkan dengan mendengarkan Sabda Tuhan dan melakukan kebenaran. Orang berdosa yang mendengarkan Yesus mengenal Allah dan melaksanakan kehendak-Nya. Bagi kita pertobatan yang kita laksanakan merupakan kesempatan untuk membangun pribadi yang jujur, tulus dan tegas, kuat dalam prinsip.
 
Tuhan, Sabda-Mu menusuk  hati kami. Engkau mengingatkan akan kerapuhan kami yang tidak mau mendengarkan dan melaksanakan kehendak-Mu. Bantulah kami dalam pertobatan sehingga kami dapat memperbaiki dan mengembangkan diri.  Tolonglah kami, agar kami dapat melihat Engka di dalam sesama kami. Amin 
 
Bidaracina 14 Desember 2021, Blasius Sumaryo SCJ
Category: Embun Sabda Padua
Hits: 266